3 Lantai yang Penuh Sejarah – Istana Pegaruyung menjadi obyek wisata bersejarah yang ada di Sumatra. Istana yang memiliki banyak benda peninggalan sejarah ini memiliki 3 lantai. Hal unik yang ada di bangunan yang pernah mengalami kebakaran ini, semakin ke atas, ruangannya akan semakin kecil. Banyak wisatawan yang datang ke istana untuk melihat sejarah mengenai kota Minang. Selain itu banyak pula pasangan anak muda yang melakukan foto preweding di lokasi tersebut.

Pada saat wisatawan hendak memasuki istana, maka pengunjung akan disambut gapura besar. Gapura tersebut tertulis “Istano Basa Pagaruyung”. Pengunjung akan menjumpai maket rumah gadang dengan dua tiang yang berukuran cukup besar. Melalui ulasan ini, Anda dapat mengetahui letak lokasi, tarif tiket, fasilitas dan keunikan istana.

Pemandangan di Sekitar Istana Pagaruyung

Gambar Istana Pagaruyung

Untuk menuju ke teras dan pintu masuk di obyek wisata, pengunjung akan melewati 3 tangga batu disana. Undakan batu yang pertama dilewati pengunjung pada saat masuk gapura. Kemudian pengunjung dapat melewati undakan kedua setelah tempat kotak amal. Undakan batu yang ke tiga yaitu tangga baru. Setelah melewati ke 3 undakan tersebut, pengunjung dapat melewati jalan yang landai. Perjalanan yang dilewati oleh pengunjung berupa tangga kayu dan ini menjadi pintu untuk memasuki istana. Disisi kanan kiri Anda akan menemukan lapangan rumput. Untuk memperindah istana, dilengkapi umbul-umbul dengan 3 warna seperti bendera Jerman, yaitu, merah, kuning dan hitam.

Baca juga, Panorama Lembah Anai Siap Memanjakan Mata Para Wisatawannya

Disana, pengunjung akan menemukan bangunan berupa rumah gadang berukuran kecil. Fungsi tempat tersebut sebagai tempat penyimpanan bahan makanan atau padi. Ditambah lagi dengan adanya patung kerbau berwarna abu-abu kehitaman. Keunikan dapat dilihat dari patung kerbau yang memiliki tanduk panjang, runcing, kokoh dan melengkung.

Lokasi Istana Pagaruyung

Istana ini berada di Tanjung Emas, Batusangkar, Tanah Datar Sumatra Barat. Dari pusat Batusangkar, istana Pagaruyung kurang dari 5 KM. Lokasi ini bisa di jangkau menggunakan kendaraan pribadi. Jika tidak memiliki kendaraan pribadi, Anda tetap dapat berkunjung kesini dengan menggunakan rental mobil Innova maupun jenis lainnya.

Harga Tiket Istana Pagaruyung

Pengunjung dewasa di bebankan biaya tiket masuk sebesar Rp 15.000/orang. Sedangkan untuk pengunjung anak-anak dibebankan biaya sebesar Rp 7.500/orang. Harga tersebut dikenakan kepada wisawatan domestik. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara dibebankan biaya Rp 25.000/0rang.

Fasilitas yang Tersedia Bagi Pengunjung

Jasa Fotografer

Jika pengunjung tidak membawa kamera, tidak perlu bingung untuk mengabadikan obyek wisata. Di sana disediakan fasilitas jasa fotografer khusus yang siap memotret sesuai keinginan Anda. Hanya dengan mengeluarkan Rp 30.000, maka Anda bisa mendapatkan foto yang telah di cetak.

Persewaan Baju Adat

Tidak akan lengkap jika berkunjung ke obyek wisata istana Pagaruyung tanpa mengenakan baju adat. Di sana di sediakan tempat penyewaan baju adat bagi para pengunjung yang ingin mencobanya. Biaya yang dibebankan yaitu Rp 30.000/orangnya.

Tempat Parkir

Tempat parkir yang di ada di sana cukuplah luas dan lebih memudahkan pengunjung untuk parkir. Pengunjung harus membayar Rp 5.000 untuk parkir motor, untuk mobil Rp 10.000 dan Rp 15.000 untuk bus.

Mobil Wisata

Pada saat pengunjung mendatangi obyek wisata, akan melihat mobil wisata yang disediakan di sana. Mobil wisata tersebut digunakan untuk para pengunjung ketika ingin berkeliling di sekitar istana.

Kotak Amal

Selain berwisata, pengunjung juga dapat beramal dan berbagi rezeki. Disana ada kotak amal berjajar sebanyak 3 kotak.

Keunikan Istana Pagaruyung

Hal unik dari istana yang menjadikan daya tarik bagi wisatawannya yaitu dekorasi yang ada di istana. Tampilan dekorasi yang cantik dengan warna warni memberikan kesan yang lebih menarik. Para pengunjung tidak diperbolehka untuk menggunakan sandal maupun sepatu. Alas kaki harus dilepas pada saat memasuki istana. Warna yang menghiasi istana yaitu warna kuning, orange dan warna merah.

Alas kaki yang dilepas akan dimasukan dalam plastik yang telah dipersiapkan petugas dan dibayar secara sukarela. Pengunjung akan diminta mengisi buku tamu yang telah disediakan dan disana akan ada 2 petugas yang siap menjaga. Istana Pagaruyung memikiki ukuran yang begitu sangat luas dan memanjang. Atapnya yang tinggi memberikan kesan kemegahan pada istana di Sumatra Barat ini. Replika istana di dominasi dengan warna yang cerah dan pernak-pernik keemasan.

Menjelajahi Lantai 1 Hingga Lantai 3 di Istana Pagaruyung

Cantiknyo Gandis di Istana Pagaruyung

Di bagian lantai satu, dinamakan “Anjuang perak” tepatnya di bagian sisi kiri. Kegunaanya yaitu sebagai tempat ibu Suri (Bundo Kanduang) ketika mengadakan rapat. Untuk rapat kewanitaannya digunakan pada langgam pertama. Pada langgam kedua digunakan untuk tempat beristirahat. Pada langgam ketiga digunakan sebagai tempat tidur. Terdapat bagian khusus yang ada di tengah-tengha lantai satu. Bagian tersebut diberi nama sebagai “Singasana”. Bagian tersebut digunakan sebagai tempat kedudukan Bundo Kanduang.

Sisi kanan lantai satu dalam istana ini diberi nama “Anjuang Rajo Babandiang” yang memiliki 3 langgam. Bagian langgam pertama digunakan untuk tempat sidang. Sedangkan untuk langgam kedua digunakan sebagai tempat istirahat. Untuk langgam ke 3 digunakan sebagai tempat tidur para raja beserta permaisuri.

Untuk menaiki lantai 2, Anda akan melewati tangga kayu dengan suara deritan yang cukup keras ketika diinjak. Pengunjung harus berhati-hati ketika melewati tangga. Mekipun tidak terlau tinggi, namun tetaplah haruslah berhati-hati. Suasana di lantai dua cukup memanjang dan lapang, namun lebih kecil dari lantai satu. Di lantai dua tidak terlalu banyak barang-barang atau piranti. Lantai dua diberi nama “Anjungan paranginan”. Artinya sebagai tempat bercengkrama raja bersama putrinya yang sudah berkuarga maupun gadis pingitan.

Lantai ke tiga dari istana Pagaruyung dinamakan sebagai “mahligai”. Bagian ini digunakan untuk menyimpan peralatan kebesaran para raja. Dahulunya, kerajaan menyimpan mahkota ke dalam peti khusus yang diberi nama “aluang bunian”. Lantai 3 memiliki ukuran yang lebih kecil dan dilengkapi dengan satu meja bundar beserta 3 kursi antik.

Baca juga, Destinasi Eksotis Memikat Mata Di Danau Maninjau Sumatra Barat

Mengunjungi istana ini akan lebih seru jika dilakukan secara bersama-sama. Anda bisa mengajak keluarga dan sanak saudara untuk melihat kemegahan istanan Pagaruyung ini. Datang ke tempat ini secara rombongan tentunya membutuhkan kendaraan yang tepat. Oleh karena itu layanan sewa mobil Hiace Commuter bisa menjadi pilihan tepat.

Rate this post