Kebanyakan orang ketika disebut kata Padang, pasti yang terlintas pertama di pikirannya adalah Masakan Padang dengan menu rendangnya yang sudah mendunia itu. Tapi, tahukah Anda, selain masakannya, wisata budaya di Kota Padang juga tidak kalah populer. Banyak wisatawan datang ke Kota Padang ingin menyaksikan keindahan wisata budayanya.

Wisata Budaya di Kota Padang

Kota Padang memiliki beragam wisata budaya dan religi, mulai dari bangunan pemerintahan, kerajaan, museum, bank, masjid, hingga kelenteng. Berikut 8 obyek wisata budaya di Kota Padang.

1. Padangsche Spaarbank

Padangsche Spaarbank

Dibangun pada tahun 1908, Padangsche Spaarbank merupakan bangunan bergaya neo-klasik Eropa dan merupakan salah satu wisata budaya di Kota Padang yang cukup terkenal. Bagi Anda yang suka dengan bangunan-bangunan klasik dan bersejarah, Padangsche Spaarbank wajib Anda kunjungi.

Alamat: Jl. Batang Arau No. 5, Kp. Pd., Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumbar 25134.

 

Setelah puas melihat kemegahan bangunan ini, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Museum Bank Indonesia Padang (De Javasche Bank), yang jaraknya hanya sekitar 500 meter dari Padangsche Spaarbank.

2. Museum BI Padang

Museum BI Padang

Museum BI Padang (De Javasche Bank) juga satu wisata budaya di Kota Padang  yang tidak kalah menarik. Konon, Gedung Bank Indonesia ini merupakan yang ketiga setelah Surabaya dan Semarang.

Obyek wisata ini dibuka Senin-Jumat untuk umum dengan jam operasional 08:00 – 17:00 WIB. Hari sabtu dan Minggu tutup. Untuk sampai ke De Javasche Bank, Anda bisa sewa mobil yang ada di Kota Padang.

Alamat: Jl. Batang Arau No.66, Berok Nipah, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumbar 25118.

 

Sebaiknya, Anda tidak berlama-lama di museum ini, karena Anda harus berkunjung ke salah satu masjid tertua di Indonesia, yakni Masjid Muhammadan.

3. Masjid Muhammadan

Masjid Muhammadan

Salah satu wisata budaya di Kota Padang, yang juga menjadi tujuan wisata religi bagi umat Islam, adalah Masjid Muhammadan. Masjid yang dipengaruhi oleh arsitektur India ini dibuka setiap hari untuk umum.

Alamat: Jl. Ps. Batipuh, Pasa Gadang, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumbar 25134.

 

Anda, khususnya umat Muslim, sangat direkomendasikan untuk mengunjungi Masjid Muhammadan yang bersejarah ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Museum Adityawarman.

4. Museum Adityawarman

Museum Adityawarman

Diambil dari salah satu Raja Malayapura (Abad XIV), Adityawarman, museum bersejarah di Kota Padang ini menyimpan berbagai benda koleksi, mulai kategori biologika, etnografika, arkeologika, historika, geografika, filologika, keramologika dan lain-lain.

Museum ini dibuka hari Selasa-Minggu Pukul 08:00– 16:00 WIB. Hari Jumat pukul 08:00– 11:00/14:00 – 16:00 WIB. Sedangkan hari Senin, museum tutup. Untuk harga tiket dibagi tiga kelompok, yakni Anak-Anak Rp2.000,00/orang, Dewasa Rp3.000,00/orang, dan Rombongan ½ harga.

Alamat: Jalan Diponegoro No. 10, Belakang Tangsi, Padang Bar. , Belakang Tangsi, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumbar 25114.

 

Setelah melihat aneka koleksi benda ilmu pengetahuan di Adityawarman Museum, saatnya Anda kembali berkunjung ke salah satu obyek wisata rohani di Kota Padang yang cukup populer, Masjid Raya Sumatera Barat.

5. Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat

Konon,masjid ini adalah masjid terbesar dan termegah di Sumbar. Banyak wisatawan yang ingin menyaksikan salah satu wisata budaya di Padang ini, karena keunikan dan kemegahannya.

Alamat: Jl. Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi, Kec. Padang Ut., Kota Padang, Sumbar 25173.

Masih ingin mengunjungi masjid bersejarah yang lain di Padang? Anda bisa menghubungi Rental Mobil Padang terdekat dengan tujuan Masjid Raya Ganting.

6. Masjid Raya Ganting

Masjid Raya Ganting

Selain Masjid Muhammadan dan Masjid Raya Sumatera Barat, ada satu lagi masjid bersejarah di Kota Padang yang banyak dikunjungi wisatawan,  Masjid Raya Ganting. Masjid ini salah satu masjid tertua di Indonesia dan telah menjadi cagar budaya yang harus dilestarikan keberadaannya.

Karena statusnya sebagai cagar budaya maka Anda tidak bisa setiap waktu bisa masuk ke masjid yang konon pernah dipakai untuk mengungsi Presiden Soekarno pada masa kemerdekaan. Masjid ini memberlakukan jam buka-tutup bagi pengunjung. Masjid Raya Ganting dibuka pukul 13:00 – 01:00 WIB.

Alamat: Jl. Ganting No. Kel., Ganting Parak Gadang, Kec. Padang Tim, Kota Padang, Sumbar 25132.

 

Setelah menyaksikan masjid dengan gaya arsitektur Neoklasik Eropa, saatnya Anda melanjutkan perjalanan menuju Gedung Balai Kota Padang.

7. Gedung Balai Kota Padang

Gedung Balai Kota Padang

Gedung Balai Kota Padang adalah salah satu obyek wisata budaya di Padang yang juga menarik bagi wisatawan. Salah satu gedung peninggalan pemerintah Hindia Belanda ini memiliki desain bergaya Art Deco yang mewah.

Obyek wisata ini dibuka Senin-Jumat untuk umum dengan jam operasional 07:30 – 16:00 WIB. Hari sabtu dan Minggu tutup.

Alamat: Jl. By Pass, Aie Pacah, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar 25176.

Setelah melihat dari dekat salah satu bangunan peninggalan Belanda ini, saatnya Anda kembali ke salah satu obyek wisata religi. Kali ini Anda akan menyaksikan uniknya Kelenteng See Hin Kiong.

8. Kelenteng See Hin Kiong

Kelenteng See Hin Kiong

Kelenteng See Hin Kiong merupakan salah satu obyek wisata budaya di Padang, yang ramai dikunjungi banyak wisatawan. Klenteng ini merupakan kelenteng tertua di Kota Padang, yang didirikan pada 1841.

Alamat: Jl. M. Yamin, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumbar.

 

Kelenteng See Hin Kiong merupakan klenteng pertama di Kota Padang yang memiliki nilai sejarah, yang perlu dijaga kelestariannya.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Romantis di Kota Padang

Jadi, sekarang terbukti, Padang tidak hanya terkenal dengan wisata kuliner. Beragam obyek wisata budaya di Padang tersebut diatas semakin menambah daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung ke Ibukota Sumatera Barat itu.